Kabar Daerah

Menuju Indonesia Emas 2045, Bupati Imron Ajak Guru Cirebon Jadi Motor Perubahan Karakter Siswa

81
×

Menuju Indonesia Emas 2045, Bupati Imron Ajak Guru Cirebon Jadi Motor Perubahan Karakter Siswa

Sebarkan artikel ini

Cirebon, korankabarnusantara.co.id – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 PGRI sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Gedung PGRI Kabupaten Cirebon, Selasa (25/11/2025), menjadi momentum penguatan peran sentral guru. Bupati Cirebon Imron menegaskan bahwa guru adalah kunci kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Di hadapan para pendidik, Imron menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi mereka, namun sekaligus mendorong peran yang lebih besar dalam mencetak generasi unggul.

“Saya berharap, agar peran para guru ditingkatkan untuk membawa anak-anak kita menjadi generasi yang pintar dalam mewujudkan Indonesia emas tahun 2045,” ujar Bupati Imron.

Menurutnya, kemajuan Indonesia tidak dapat dicapai tanpa peran strategis para pendidik sebagai ujung tombak yang harus mampu membuat perubahan dalam pola pikir dan karakter peserta didik.

Sejalan dengan arahan Bupati, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto, menekankan pentingnya peningkatan mutu guru, sesuai dengan tema HGN tahun ini: Guru Bermutu, Indonesia Maju; Bersama PGRI Menuju Indonesia Emas.

“Ini berarti rekan-rekan guru wajib untuk meningkatkan mutunya, profesionalismenya, serta kualifikasinya,” kata Ronianto, berharap kesadaran ini tumbuh dari diri guru, terutama bagi yang telah berstatus guru profesional.

Ronianto juga menegaskan bahwa pendidikan karakter menjadi penekanan utama. Karakter, katanya, tidak bisa hanya diberikan melalui teori, tetapi harus melalui keteladanan dari para guru.

Ia pun meminta guru agar menampilkan karakter yang layak dicontoh, sekaligus berperan sebagai figur pengganti orang tua di sekolah. Hal ini penting untuk memastikan kenyamanan dan pendampingan yang optimal bagi semua anak, terutama yang tidak mendapat perhatian penuh di rumah.

“Pendampingan itu, saya minta guru menjadi orang tua yang kedua setelah orang tua kandung mereka,” pungkasnya.

(Fjr)