Segenap Jajaran Redaksi korankabarnusantara.co.id Mengucapkan Marhaban ya Ramadhan 1447 H
Marhaban ya Ramadhan 1447 H. Semoga bulan suci ini membawa keberkahan dan ampunan untuk kita semua. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 2026. Semoga setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Ramadhan Mubarak. Semoga hati kita dipenuhi kedamaian dan keikhlasan. Ramadhan Kareem. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan rezeki yang berkah. Ya Allah, pertemukan kami dengan Ramadhan yang penuh ampunan dan jauhkan dari segala keburukan. Semoga setiap doa yang terucap di bulan Ramadhan 2026 diijabah oleh Allah SWT. Jadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat iman. Semoga kita diberi kesehatan dan kekuatan menjalankan ibadah puasa hingga akhir. Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, semoga kita termasuk hamba yang mendapatkannya. Selamat menyambut bulan suci Ramadhan 2026, semoga hidup kita semakin berka Marhaban ya Ramadhan 1447 H. Semoga bulan suci ini membawa keberkahan dan ampunan untuk kita semua. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 2026. Semoga setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Ramadhan Mubarak. Semoga hati kita dipenuhi kedamaian dan keikhlasan. Ramadhan Kareem. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan rezeki yang berkah. Ya Allah, pertemukan kami dengan Ramadhan yang penuh ampunan dan jauhkan dari segala keburukan. Semoga setiap doa yang terucap di bulan Ramadhan 2026 diijabah oleh Allah SWT. Jadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat iman. Semoga kita diberi kesehatan dan kekuatan menjalankan ibadah puasa hingga akhir. Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, semoga kita termasuk hamba yang mendapatkannya. Selamat menyambut bulan suci Ramadhan 2026, semoga hidup kita semakin berkah. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 2026. Semoga tetap produktif dan penuh semangat. Semoga bulan suci ini membawa kedamaian dan keberkahan dalam setiap langkah kerja kita. Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan integritas dan kebersamaan tim. Semoga seluruh rekan kerja diberikan kesehatan dan kelancaran dalam beraktivitas selama puasa. Selamat Ramadhan 1447 H, semoga kesuksesan dan keberkahan menyertai kita semua.
Kabar Daerah

RSUD Waled Tegaskan Obat ARV Gratis, Pasien ODHIV Kini Bisa Ambil Langsung Tanpa Perantara

50
×

RSUD Waled Tegaskan Obat ARV Gratis, Pasien ODHIV Kini Bisa Ambil Langsung Tanpa Perantara

Sebarkan artikel ini

Cirebon, korankabarnusantara.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled, Kabupaten Cirebon, secara tegas membantah isu adanya pungutan biaya dan dugaan intimidasi terhadap pasien Orang Dengan HIV (ODHIV) dalam pengambilan obat antiretroviral (ARV). Manajemen rumah sakit memastikan seluruh layanan ARV diberikan gratis, aman, dan menjunjung tinggi kerahasiaan data pasien.

Isu yang beredar di masyarakat tersebut dinilai berawal dari miskomunikasi antara petugas farmasi dan relawan pendamping pasien ODHIV, yang kemudian berdampak pada citra dan nama baik RSUD Waled sebagai rumah sakit daerah.

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Waled, Mashuri, menegaskan bahwa tidak pernah ada kebijakan pungutan maupun bentuk intimidasi terhadap pasien ODHIV. Bahkan, pihak rumah sakit justru memberikan akses layanan khusus melalui Poli Yasmin, sebagai upaya optimal dalam menjaga privasi dan kenyamanan pasien.

“Pelayanan bagi pasien ODHIV adalah prioritas. Seluruh identitas pasien dijaga ketat, dan layanan medis termasuk pengambilan obat ARV diberikan secara profesional dan penuh kehati-hatian,” ujar Mashuri.

Ia menjelaskan, untuk menjaga kerahasiaan data dan mencegah potensi penyalahgunaan, pendamping pasien ODHIV wajib memiliki surat tugas dan legalitas yang jelas. Namun demikian, RSUD Waled juga membuka ruang seluas-luasnya bagi pasien ODHIV untuk mengakses layanan medis secara mandiri, mulai dari konsultasi hingga pengambilan obat ARV, tanpa perantara.

“Tuduhan adanya pungutan dan intimidasi tidak berdasar. Kami memiliki data dan rekam jejak lengkap seluruh layanan medis di Poli Yasmin,” tegasnya.

Mashuri menambahkan, jika terjadi persoalan antara pendamping, lembaga, dan pasien ODHIV, hal tersebut berada di ranah eksternal dan tidak berkaitan langsung dengan kebijakan maupun pelayanan RSUD Waled.

Di sisi lain, manajemen RSUD Waled berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan kesehatan, demi menciptakan kenyamanan dan kepercayaan publik.

“Peningkatan kualitas layanan menjadi prioritas kami, agar RSUD Waled mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima, paripurna, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

(Mar)