Kabar Daerah

Desa Keduanan Luncurkan Sekolah Lansia “Melati” untuk Warga Usia 60 Tahun ke Atas

423
×

Desa Keduanan Luncurkan Sekolah Lansia “Melati” untuk Warga Usia 60 Tahun ke Atas

Sebarkan artikel ini

Cirebon, korankabarnusantara.co.id – Pemerintah Desa Keduanan, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, resmi meluncurkan Sekolah Lansia “Melati”, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga lanjut usia yang masih sehat, aktif, dan produktif. Sekolah ini mengusung visi “Menyiapkan Lansia yang Trengginas dan Inovatif”.

Kuwu Desa Keduanan, Dr. Sanusi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini hadir karena melihat banyaknya warga lansia yang masih memiliki semangat hidup tinggi namun merasa kesepian atau mengalami power syndrome. Melalui sekolah ini, diharapkan para lansia dapat tetap belajar, berdaya, dan merasa bahagia di usia senja.

Sekolah Lansia “Melati” akan diadakan satu kali dalam sebulan, dengan materi pembelajaran yang bervariasi setiap jam pertemuan. Selain pelatihan baca tulis bagi lansia yang belum lancar, kegiatan lain mencakup pelatihan keterampilan, pemanfaatan lingkungan, serta pembinaan dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan.

Setiap hari Rabu, Pemdes Keduanan juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis seperti pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Kegiatan ini bertujuan menjaga kesehatan fisik para lansia agar tetap aktif mengikuti program sekolah.

Menariknya, pengelolaan sekolah lansia ini akan dipimpin oleh pensiunan mantri kesehatan. Di samping itu, Desa Keduanan yang dikenal sebagai sentra pengrajin perhiasan, juga berencana menghidupkan kembali keterampilan tersebut sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi keluarga.

Sebagai penutup program tahunan, para peserta sekolah lansia akan mengikuti wisuda dan perjalanan edukatif ke destinasi wisata, sejalan dengan status Desa Keduanan sebagai desa wisata buatan.

“Kami membuka akses seluas-luasnya bagi warga untuk membangun desa bersama. Tahun ini, kami juga akan membentuk Koperasi Merah Putih sebagai wadah peningkatan ekonomi lokal,” ujar Dr. Sanusi.

Ia pun mengajak seluruh warga, “Ayo, rukun dan guyub membangun Desa Keduanan agar lebih maju dan sejahtera.”

(Nuhman)