Nasional

Angka Kecelakaan Turun 30 Persen, Waket Komisi III Puji Sinergi Pengamanan Mudik 2025

494
×

Angka Kecelakaan Turun 30 Persen, Waket Komisi III Puji Sinergi Pengamanan Mudik 2025

Sebarkan artikel ini

Jakarta, korankabarnusantara.co.id – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Polri dan seluruh pemangku kepentingan yang telah mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2025. Ia menilai keberhasilan tahun ini merupakan hasil dari sinergi yang kuat antara Polri, TNI, Kementerian Perhubungan, serta instansi terkait lainnya.

“Secara objektif, saya mengakui penanganan mudik tahun ini sangat prima,” ujar Sahroni, Sabtu (12/4/2025).

Politisi NasDem itu menyoroti keseriusan dan kerja keras para petugas di lapangan yang, menurutnya, bahkan melampaui tahun-tahun sebelumnya. Ia juga menilai pemanfaatan teknologi canggih menjadi faktor penting dalam kelancaran mudik tahun ini.

“Polisi bersama Kemenhub dan instansi lain terlihat sangat serius bekerja. Selain kerja keras, penggunaan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) terbukti membawa hasil signifikan,” tambahnya.

Sahroni berharap metode dan strategi yang diterapkan dalam pengamanan mudik tahun ini dapat terus dipertahankan dan menjadi acuan pada musim mudik mendatang.

“Pertahankan metode ini agar bisa diterapkan kembali,” ujarnya.

Berdasarkan data Korlantas Polri, angka kecelakaan lalu lintas secara nasional menurun hingga 30 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Penurunan ini tidak terlepas dari kontribusi aktif petugas di lapangan serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Keberhasilan pengelolaan arus mudik juga didukung oleh penerapan rekayasa lalu lintas terpusat, seperti sistem ganjil-genap, contraflow, dan skema one way baik lokal maupun nasional. Berbagai teknologi modern turut dimanfaatkan, seperti monitoring CCTV, body worn camera, algoritma road safety, e-Turjawali, GPS ranmor Korlantas, peta digital Jasamarga, hingga sistem manajemen keselamatan jalan yang terintegrasi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur mudik, tetapi juga di lokasi-lokasi wisata yang menjadi tujuan warga pasca-Lebaran. Saat meninjau jalur Trans Jawa, ia menyebutkan sedikitnya ada 227 objek wisata yang turut dipantau guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

(Sarman)