Segenap Jajaran Redaksi korankabarnusantara.co.id Mengucapkan Marhaban ya Ramadhan 1447 H
Marhaban ya Ramadhan 1447 H. Semoga bulan suci ini membawa keberkahan dan ampunan untuk kita semua. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 2026. Semoga setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Ramadhan Mubarak. Semoga hati kita dipenuhi kedamaian dan keikhlasan. Ramadhan Kareem. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan rezeki yang berkah. Ya Allah, pertemukan kami dengan Ramadhan yang penuh ampunan dan jauhkan dari segala keburukan. Semoga setiap doa yang terucap di bulan Ramadhan 2026 diijabah oleh Allah SWT. Jadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat iman. Semoga kita diberi kesehatan dan kekuatan menjalankan ibadah puasa hingga akhir. Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, semoga kita termasuk hamba yang mendapatkannya. Selamat menyambut bulan suci Ramadhan 2026, semoga hidup kita semakin berka Marhaban ya Ramadhan 1447 H. Semoga bulan suci ini membawa keberkahan dan ampunan untuk kita semua. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 2026. Semoga setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Ramadhan Mubarak. Semoga hati kita dipenuhi kedamaian dan keikhlasan. Ramadhan Kareem. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan rezeki yang berkah. Ya Allah, pertemukan kami dengan Ramadhan yang penuh ampunan dan jauhkan dari segala keburukan. Semoga setiap doa yang terucap di bulan Ramadhan 2026 diijabah oleh Allah SWT. Jadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat iman. Semoga kita diberi kesehatan dan kekuatan menjalankan ibadah puasa hingga akhir. Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, semoga kita termasuk hamba yang mendapatkannya. Selamat menyambut bulan suci Ramadhan 2026, semoga hidup kita semakin berkah. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 2026. Semoga tetap produktif dan penuh semangat. Semoga bulan suci ini membawa kedamaian dan keberkahan dalam setiap langkah kerja kita. Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan integritas dan kebersamaan tim. Semoga seluruh rekan kerja diberikan kesehatan dan kelancaran dalam beraktivitas selama puasa. Selamat Ramadhan 1447 H, semoga kesuksesan dan keberkahan menyertai kita semua.
Nasional

Mahfudz Abdurrahman Apresiasi Upaya Pelestarian Pencak Silat di Festival Tradisi se-Jabodetabek–Banten

225
×

Mahfudz Abdurrahman Apresiasi Upaya Pelestarian Pencak Silat di Festival Tradisi se-Jabodetabek–Banten

Sebarkan artikel ini
Mahfudz Abdurrahman Apresiasi Upaya Pelestarian Pencak Silat di Festival Tradisi se-Jabodetabek–Banten

Jakarta, korankabarnusantara.co.id – Anggota Komisi I DPR RI sekaligus Ketua Komite Pencak Silat Tradisi Indonesia (KPSTI), Mahfudz Abdurrahman, menyatakan apresiasi atas semangat pelestarian Pencak Silat dalam Festival Pencak Silat Tradisi se-Jabodetabek dan Banten.

Kegiatan yang digelar oleh Pesilat Tradisi Indonesia Raya (PETIRA 08) itu berlangsung dua hari, 15–16 November 2025, di Museum Satria Mandala, Gatot Subroto, Jakarta, dan menampilkan ratusan pesilat dari puluhan perguruan, 16 November 2025.

“Saya mengapresiasi festival ini. Kegiatan seperti ini membuktikan masih banyak perguruan dan insan pesilat yang aktif menjaga serta menghidupkan kebudayaan Pencak Silat, sehingga warisan budaya ini tidak lekang oleh waktu,” ujar Mahfudz Abdurrahman dalam keterangan pers di Jakarta.

Bertema “Pencak Silat Tradisi Merajut Budaya Nusantara, Berbalut Bhinneka Tunggal Ika,” festival tersebut memperebutkan Piala Menteri Kebudayaan. Hadir dan menyerahkan langsung piala tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan pentingnya perhatian negara terhadap pelestarian budaya tradisional.

Kehadiran Fadli Zon, menurut Mahfudz, menunjukkan perhatian nyata pemerintah terhadap upaya pelestarian pencak silat, terutama dalam upaya pengakuan pencak silat sebagai warisan budaya takbenda dunia oleh UNESCO. “Hadirmya Pak Menteri merupakan bukti perhatian terhadap pelestarian tradisi pencak silat yang kita warisi turun-temurun. Kita perlu melestarikannya supaya anak-cucu kita tetap memahami nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan bangsa melalui pencak silat,” kata Mahfudz.

Dalam sambutannya, Fadli Zon menekankan pentingnya inovasi untuk menjaga relevansi budaya di tengah dinamika zaman. “mari kita terus menjaga semangat, melestarikan budaya, dan memastikan pencak silat hadir dan dikenal ditengah peradaban dunia. Selain melestarikan pakem-pakem lama, kita juga perlu menciptakan inovasi baru yang tetap berakar pada tradisi”,” ujar Fadli Zon.

Festival ini menjadi wadah bagi pesilat tradisi menunjukkan kebolehan sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda dan masyarakat luas. Penyelenggaraan acara diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa, memperkuat nilai Bhinneka Tunggal Ika, serta menegaskan pencak silat sebagai kebudayaan luhur yang mengikat nilai-nilai kebangsaan.

Selain Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Ketua KPSTI Mahfudz Abdurrahman, acara ini juga dihadiri Direktur Warisan Budaya I Made Dharma Suteja; Wakapusjarah TNI Kolonel Sus Geraldus Maliti; Kepala Museum Satria Mandala Letkol Adm Saparudin Barus; serta Pembina Festival Syarif Hidayatullah. (Red)