Kabar Polisi

Urai Kemacetan Jalur Mudik, Gubernur Dedi Mulyadi Berikan Kompensasi Rp1,4 Juta bagi Ratusan Kusir Delman Garut

89
×

Urai Kemacetan Jalur Mudik, Gubernur Dedi Mulyadi Berikan Kompensasi Rp1,4 Juta bagi Ratusan Kusir Delman Garut

Sebarkan artikel ini

Garut, korankabarnusantara.co.id – Upaya inovatif dalam mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026 kembali dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyalurkan bantuan kompensasi kepada ratusan kusir delman dan tukang becak yang beroperasi di sepanjang jalur utama mudik dan kawasan wisata Kabupaten Garut, Sabtu (14/03/2026).

Langkah strategis ini mengharuskan para pengemudi transportasi tradisional tersebut untuk sementara waktu tidak beroperasi selama satu minggu, terhitung sejak periode menjelang hingga pasca-Idulfitri.

Melalui kebijakan ini, para kusir delman dan tukang becak diberikan “uang saku” sebagai pengganti pendapatan harian yang hilang selama masa vakum operasi. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir hambatan samping di jalur nasional yang kerap memicu perlambatan arus kendaraan saat volume pemudik meningkat tajam.

Di Kabupaten Garut, tercatat sebanyak 483 penerima manfaat yang berasal dari 12 kecamatan. Rinciannya meliputi 477 kusir delman dan 6 tukang becak, di mana masing-masing orang menerima kompensasi sebesar Rp1.400.000.

Gubernur Dedi Mulyadi menekankan bahwa kebijakan ini tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian negara terhadap pekerja informal.

“Kami menyiapkan anggaran hingga Rp6,9 miliar untuk seluruh Jawa Barat agar saudara-saudara kita para kusir delman dan tukang becak bisa beristirahat dengan tenang dan merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa harus terbebani mencari nafkah di tengah kemacetan mudik,” ungkap Gubernur.

Kapolres Garut yang turut mendampingi kegiatan tersebut memastikan bahwa pihaknya akan mengawal proses sterilisasi jalur agar berjalan kondusif. Penyaluran kompensasi ini diharapkan menjadi solusi konkret agar arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Garut dapat mengalir lebih lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dengan adanya kebijakan kompensasi ini, para pemudik diharapkan mendapatkan kenyamanan lebih saat melintasi Garut, sementara para pekerja transportasi tradisional tetap mendapatkan kepastian ekonomi di hari kemenangan.

(Risa)