Garut, korankabarnusantara.co.id – Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Seskoad) Tahun Anggaran 2026 melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Pembinaan Satuan di wilayah Garut Selatan. Agenda yang berlangsung pada 20 hingga 23 April 2026 ini difokuskan pada peninjauan langsung pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 890/Gardha Sakti, Senin (20/04/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum strategis Seskoad guna memastikan penguatan pertahanan wilayah berjalan selaras dengan program pembangunan nasional.
Peninjauan lapangan ini merupakan langkah konkret dalam mengimplementasikan program strategis nasional (Astacita). Fokus utama pembangunan Yon TP 890/Gardha Sakti diarahkan pada sektor ketahanan pangan, pertanian, peternakan, perikanan, serta akselerasi infrastruktur. Program ini merupakan bagian dari target besar pembentukan 750 batalyon teritorial di seluruh Indonesia hingga tahun 2029.
Rangkaian kegiatan meliputi:
-
Pengecekan kesiapan personel dan pemaparan laporan satuan.
-
Pendalaman data melalui wawancara progres pembangunan fisik dan non-fisik.
-
Koordinasi lintas sektor untuk memastikan manfaat kehadiran satuan bagi masyarakat lokal.
Hadir di tengah rombongan, Wakapolres Garut, Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat, A.Md., S.E., S.I.K., M.M., yang juga merupakan Pasis Dikreg LXVII Seskoad. Bersama 29 rekan sejawatnya, ia terlibat langsung dalam seluruh rangkaian pendalaman materi di lapangan.
“Kegiatan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan implementatif. Kami memastikan pembangunan Yon TP 890 ini benar-benar berdampak nyata pada stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Garut Selatan,” ujar Kompol Bayu.
Kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan di masa depan diproyeksikan menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Selain memperkuat sistem pertahanan, satuan ini didesain untuk menjadi garda depan dalam menjaga kedaulatan pangan di daerah.
KKL Pembinaan Satuan ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi strategis bagi peningkatan kapasitas satuan serta memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam mendorong percepatan pembangunan yang merata di wilayah Kabupaten Garut.
(Risa)














