Kabar Polisi

Sasar Jalur Rawan Laka Kuningan–Cirebon, Ini Peta Lokasi Operasi Patuh Lodaya 2026

4
×

Sasar Jalur Rawan Laka Kuningan–Cirebon, Ini Peta Lokasi Operasi Patuh Lodaya 2026

Sebarkan artikel ini

 Kuningan, korankabarnusantara.co.id – Selain memperketat pengawasan terhadap 11 pelanggaran prioritas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan juga telah menetapkan kluster jalan yang akan menjadi fokus utama selama Operasi Patuh Lodaya 2026. Penempatan personel secara masif akan dikonsentrasikan pada titik rawan kecelakaan (blackspot) serta jalur dengan indeks kepadatan tinggi di wilayah hukum Kuningan.

Langkah ini diambil guna memastikan pergelaran operasi selama 14 hari—mulai 8 hingga 21 Juni 2026—bisa menekan angka fatalitas korban di jalan raya secara signifikan.

Kapolres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar, melalui Kasat Lantas AKP Aktuin Moniharapon, menjelaskan bahwa intervensi keselamatan akan diprioritaskan pada jalur-jalur antar-kabupaten yang kerap memakan korban jiwa akibat kontur jalan dan kelalaian pengemudi. Jalur-jalur maut tersebut meliputi:

  • Jalan Raya Kuningan–Cirebon (Jalur padat logistik dan komuter).

  • Jalan Raya Kuningan–Ciamis (Jalur perlintasan dengan tanjakan dan tikungan tajam).

  • Jalan R.E. Martadinata dan Jalan Eyang Hasan Maolani.

“Kawasan-kawasan tersebut memiliki rekam jejak fatalitas kecelakaan yang cukup diperhatikan. Oleh karena itu, kehadiran personel di titik-titik ini tidak hanya untuk melakukan penegakan hukum melalui ETLE maupun tilang manual, melainkan sebagai instrumen preventif agar pengendara menurunkan laju kecepatannya,” urai AKP Aktuin, Sabtu (06/06/2026).

Di samping jalur luar kota, Satlantas juga memperketat wilayah urban atau pusat kota Kuningan yang sering terjadi pelanggaran kasat mata, seperti menerobos lampu merah, melawan arus, dan penggunaan knalpot brong. Sektor pengawasan ketat tersebut meliputi:

  • Jalan Siliwangi dan Jalan Ir. H. Juanda (Fokus utama urat nadi kepadatan kota).

  • Jalan R.E. Martadinata, Jalan Ir. Dr. Soekarno, dan Jalan Moh. Toha.

Petugas akan melakukan patroli berkala menggunakan sistem ETLE Mobile dan menempatkan stasioner perwira penindak untuk langsung mengeksekusi tilang manual di tempat terhadap pelanggaran yang berpotensi memicu tabrakan.

Guna meminimalisir kepanikan masyarakat saat operasi dimulai awal pekan depan, unit Kamsel Satlantas Polres Kuningan mengonfirmasi telah menggencarkan sosialisasi preventif. Edukasi berkendara aman (safety riding) telah disuntikkan langsung ke kluster komunitas kendaraan bermotor, kalangan pelajar, hingga asosiasi pengemudi angkutan umum.

Polres Kuningan mengimbau warga yang hendak melintasi jalur-jalur protokol maupun jalur regional tersebut untuk memastikan kelengkapan standar kendaraan, tidak menggunakan knalpot bising yang mengganggu ketertiban umum, serta selalu mengutamakan keselamatan di atas kecepatan.

(Nuhman)