Kabar Polisi

Penemuan Mayat Bayi Polsek Bayongbong: Jasad Perempuan di Sungai Cipulus

168
×

Penemuan Mayat Bayi Polsek Bayongbong: Jasad Perempuan di Sungai Cipulus

Sebarkan artikel ini

Garut, korankabarnusantara.co.id – Personel Polsek Bayongbong Polres Garut melakukan tindakan cepat dengan mengecek Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kasus Penemuan Mayat Bayi Polsek Bayongbong. Sesosok jasad bayi perempuan ditemukan warga di aliran Sungai Cipulus, Desa Cintanagara, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, Minggu (8/2/2026).

Kapolsek Bayongbong, AKP Gopar Suryadi Mulya, S.H., mengonfirmasi bahwa penemuan tragis ini pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 11.00 WIB.

Jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Alit Rasmana (17), seorang petani setempat yang sedang dalam perjalanan menuju ladang. Saat melintasi area sungai, saksi melihat benda mencurigakan yang tersangkut pada ranting pohon yang menjalar ke aliran air.

Setelah diperiksa lebih dekat, benda tersebut ternyata merupakan mayat bayi dalam posisi tengkurap. Saksi segera memberitahukan temuan tersebut kepada warga, Pemerintah Desa Cintanagara, dan pihak kepolisian.

Berdasarkan hasil pengamatan fisik di lokasi kejadian, jasad bayi malang tersebut diduga telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan. Tim Inafis Polres Garut turut diterjunkan untuk mengumpulkan bukti-bukti awal di TKP guna mendukung proses identifikasi.

Langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan meliputi:

  • Pengamanan lokasi kejadian (TKP).

  • Pendataan saksi-saksi kunci di sekitar lokasi.

  • Evakuasi jasad ke Puskesmas Bayongbong.

  • Pengiriman jasad ke RSUD dr. Slamet Garut untuk pemeriksaan medis (visum).

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif serta pihak yang bertanggung jawab. Kasus Penemuan Mayat Bayi Polsek Bayongbong ini kini menjadi prioritas penyelidikan unit reskrim guna mencari titik terang terkait asal-usul jasad tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab serta pihak yang harus bertanggung jawab atas peristiwa ini,” tegas AKP Gopar Suryadi Mulya.