Kabar Polisi

Kapolres Majalengka Pimpin Upacara Harkitnas ke-117: “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat”

391
×

Kapolres Majalengka Pimpin Upacara Harkitnas ke-117: “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat”

Sebarkan artikel ini

Majalengka, korankabarnusantara.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 yang jatuh pada 20 Mei, Polres Majalengka menggelar upacara bendera di halaman Mapolres Majalengka, Senin (20/5/2025).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H., dan diikuti oleh para pejabat utama Polres, jajaran Polsek, perwira, bintara, serta PNS Polri.

Dalam amanatnya, AKBP Willy Andrian menyampaikan bahwa Harkitnas diperingati setiap tahun untuk mengenang dan merayakan kebangkitan semangat nasionalisme, persatuan, dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum penting untuk mengingat berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908, yang menjadi tonggak awal perjuangan kemerdekaan Indonesia,” jelasnya.

Dengan mengusung tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat”, peringatan Harkitnas ke-117 tahun ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bangkit dari berbagai tantangan, baik sosial, ekonomi, maupun lingkungan, demi terciptanya Indonesia yang tangguh, adil, dan berkelanjutan.

Kapolres juga membacakan pidato resmi tentang peran besar Boedi Oetomo dalam sejarah kebangkitan bangsa, yang kemudian menjadi dasar lahirnya Hari Kebangkitan Nasional oleh pemerintah.

“Tujuan dari peringatan ini adalah untuk memelihara, menumbuhkan, dan menguatkan semangat nasionalisme dalam diri kita sebagai bangsa Indonesia,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, AKBP Willy Andrian mengajak seluruh peserta upacara untuk menjaga semangat kebangkitan dengan ketekunan dan keyakinan, seperti akar pohon yang perlahan menembus tanah—tidak selalu terlihat, namun kuat menopang kehidupan.

“Dirgahayu Hari Kebangkitan Nasional ke-117. Mari melangkah bersama dengan langkah tenang namun penuh keyakinan, menuju Indonesia yang lebih kuat, lebih adil, dan lebih beradab,” tutupnya.

(Nuhman)