Cirebon, korankabarnusantara.co.id – Mengintensifkan pergelaran agenda humanis menjelang peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon menggelar aksi Bhakti Sosial berskala makro. Langkah nyata community policing ini diwujudkan melalui sirkulasi pembagian ratusan paket bahan pokok (sembako) yang dipusatkan di halaman Mapolresta Cirebon, Kamis (25/06/2026).
Agenda taktis ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Mia Imara Utama, Wakapolresta AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., Wakil Ketua Bhayangkari Ny. Dini Eko Munarianto, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek struktural.
Guna memastikan efektivitas intervensi hulu ini, manajemen Polresta Cirebon menerapkan sistem zonasi dan klusterisasi distribusi. Langkah ini diambil agar bantuan logistik tepat sasaran menembus sektor masyarakat produktif mandiri dan warga rentan ekonomi.
Total 600 paket sembako disalurkan secara presisi dengan rincian sirkulasi kuota sebagai berikut:
-
Kluster Sektoral Polsek: 270 paket (didistribusikan langsung via jajaran Polsek jajaran).
-
Kluster Penyangga Mapolres: 160 paket (diperuntukkan bagi warga sekitar lingkungan mako).
-
Komunitas Pengemudi Becak & Bentor: 75 paket.
-
Komunitas Ojek Pangkalan (Opang): 75 paket.
-
Sektor Pekerja Jasa Parkir: 20 paket.
“Momentum sakral Hari Bhayangkara Ke-80 merupakan panggung penguatan kemitraan organik antara Polri dan elemen masyarakat. Eksistensi Korps Bhayangkara tidak boleh berjarak dari realitas sosial. Melalui stimulus ketahanan pangan ini, kami ingin memotong beban domestik harian warga sekaligus memperkokoh stabilitas Kamtibmas yang kondusif berbasis kedekatan emosional,” urai Kombes Pol. Imara Utama secara lugas.
Aksi jemput bola ini mendapat respon positif dan apresiasi tinggi dari perwakilan komunitas pekerja jalanan yang hadir. Keterlibatan aktif fungsi pengurus Bhayangkari dalam sirkulasi ini juga mempertegas penguatan peran internal kepolisian dalam mendukung program-program jaring pengaman sosial nasional.
Melalui keberlanjutan manajemen bakti kemanusiaan yang terukur ini, Polresta Cirebon menegaskan komitmen operasionalnya untuk terus mengawal wilayah hukum Kabupaten Cirebon secara seimbang—menyelaraskan penegakan hukum yang tegas dengan aksi pelayanan publik yang humanis, responsif, dan tepercaya demi mendongkrak grafik indeks kepercayaan publik (public trust).
(Nuhman)













