Wabup Yana Ikuti Rapat Koordinasi Targeted Testing dan Tracing Covid-19

Ciamis, KN

Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra didampingi Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala BPBD Kabupaten Ciamis menghadiri acara rapat Koordinasi Targeted Testing dan Tracing Covid-19 di Jabodetabek Dan Bali melalui video conference di Ruang Vidcon Setda Ciamis.

Rapat koordinasi tersebut dibuka oleh Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Serta diikuti oleh Gubernur Jawa Barat, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Bali serta para kepala daerah Bupati dan Wali Kota se-Jawa Barat dan Bali.

Dalam kesempatan itu Luhut mempersilahkan kepada setiap Kepala Daerah untuk melaporkan upaya yang dilaksanakan terkait Targeted Testing dan Tracing Covid-19 di daerahnya masing-masing.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melaporkan untuk DKI Jakarta proses Tracing dilaksanakan cukup serius dengan membagi tracer menjadi dua bagian yakni Tracer Digital dan Koordinator Lapangan.

Anis juga mengatakan salah satu upaya lain yang dilakukan terkait tracing ini adalah dengan penggunaan aplikasi Jaki (Jakarta Terkini) bagi masyarakat DKI Jakarta.

“Aplikasi Jaki sampai saat ini sudah dipakai oleh delapan ratus ribu pengguna di Jakarta yang semuanya itu pengguna aktif,” ungkapnya.

Sementara itu untuk Jawa Barat, Ridwan Kamil melaporkan ada perbaikan untuk Jawa Barat yakni berkurangnya zona merah dari lima menjadi tiga.

“Alhamdulillah untuk Jawa Barat ada perbaikan, minggu lalu ada 5 zona merah sekarang tinggal 3 yakni Bogor, Karawang dan Kuningan itupun karena ada klaster pesantren,” tuturnya.

Ridwan Kamil mengeluhkan banyak hotel tempat isolasi mengundurkan diri akibat pendistribusian anggaran dari pusatnya terlalu lama.

Menanggapi hal itu Kepala BNPB Doni Manardo yang pada kesempatan itu mengikuti rapat mengintruksikan agar Ridwan Kamil berkoordinasi dengan BPKP dan hotel yang bersangkutan agar diperoleh kesepakatan.

Merujuk apa yang disampaikan Gubernur Jawa Barat, Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra mengatakan meskipun di Jabar zona merah nya mengalami pengurangan akan tetapi harus tetap waspada mengingat untuk Kabupaten Ciamis masih berada di zona oranye.

“Yana mengajak masyarakat Ciamis untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan melaksanakan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan,” pungkasnya.

(Irwan)

Kabar Nusantara Online