by

Tim Penyidik Kejari Kabupaten Cirebon Periksa Dan Amankan 1 Dari 2 Orang Tersangka Atas Dugaan TIPIKOR Pengupasan Tanah di Desa Cipejeuh Wetan Tahun 2019

Cirebon, korankabarnusantara.co.id – Kejari kabupaten Cirebon gelar press release di aula kantor kejaksaan negeri kabupaten Cirebon, 2 Orang Tersangka diperiksa terkait dugaan TIPIKOR secara bersama-sama yang dilakukan lakukan oleh tersangka ST ( Kuwu/kepala desa Cipejeuh Wetan ) Dan TT ( Swasta ) dalam kegiatan Pengupasan Tanah Desa di Blok Rancawakul Desa Cipejeuh Wetan kecamatan Lemah Abang kabupaten Cirebon Tahun 2019 yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp.575.647.370.00 ( Lima Ratus Tujuh Puluh juta enam ratus empat puluh tujuh ribu tiga ratus tujuh puluh Rupiah ).

Berdasarkan Laporan Hasil Audit Penghitungan kerugian keuangan negara terkait pengupasan tanah tahun 2019 di blok Rancawakul Desa Cipejeuh Wetan kecamatan Lemah Abang kabupaten Cirebon tahun anggaran 2021 Oleh inspektorat kabupaten Cirebon dengan Nomor Laporan : 700/LHA.1580/Irbansus tahun 2021 tanggal 18 Nopember 2021.

Kepala Kejaksaan negeri kabupaten Cirebon Hutamrin, S.H., M.H., Dalam penjelasannya mengatakan bahwa kejaksaan negeri kabupaten Cirebon, sudah melakukan tindakan Penyelidikan berdasarkan Surat perintah penyelidikan kepala kejaksaan negeri kabupaten Cirebon Nomor : Print-03/M.2.29/Fd.1/08/2021,Tanggal 02 Agustus 2021.serta Melakukan Penyidikan Umum Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala kejaksaan negeri kabupaten Cirebon Nomor : Print-03/M.2.29/Fd.1/09/2021, tanggal 01 September 2021 yaitu melakukan pemeriksaan saksi-saksi, melakukan penggeledahan dan Penyitaan Barang Bukti, Ekspos/Gelar perkara, Menerbitkan Surat Perintah Penyidikan Atas Nama tersangka:
1. S Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala kejaksaan negeri kabupaten Cirebon Nomor : Print-03/M.2.29/Fd.1/10/2021,Tanggal 04 Oktober 2021.

2. TT Berdasarkan surat Perintah Penyidikan Kepala kejaksaan negeri kabupaten Cirebon Nomor : Print-03/M.2.29/Fd.1/10/2021,Tanggal 04 Oktober 2021.

Pada hari ini Kamis ( 16/12/2021) Telah dilakukan pemeriksaan Tersangka TT dan telah melakukan Penahanan Rutan klas I Cirebon dengan pertimbangan.

a. Alasan obyektif : Sesuai pasal 21 ( 4 ) Hal ancaman penjara 5 tahun ke atas, b. Alasan Subyektif : tersangka belum mengembalikan kerugian negara, Mempercepat proses persidangan, menghindari tersangka melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,” Kata Hutamrin.

Sementara Tersangka ST selaku Kuwu / kepala Desa Cipejeuh Wetan dengan sukarela telah menitipkan uang sejumlah Rp. 250.000.000,- ( Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah ) sebagai uang titipan untuk uang pengganti melalui jaksa penyidik dan jaksa penyidik telah menitipkan uang tersebut di rekening uang penampungan lainnya di Bank Mandiri,” ungkapnya.

Pemeriksaan terhadap tersangka ST yang rencananya dilakukan hari ini , meminta di undur pemeriksaan pada hari Selasa Tanggal 21 Desember 2021 dengan alasan pada hari ini anak tersangka sedang melakukan pernikahan,” pungkasnya.

(Diding)

Kabar Nusantara Online