Kabar Polisi

Sinergitas Gabungan, Satpolairud Polres Garut Sukses Kawal Pesta Rakyat Tasyakur Nelayan Santolo 2026

5
×

Sinergitas Gabungan, Satpolairud Polres Garut Sukses Kawal Pesta Rakyat Tasyakur Nelayan Santolo 2026

Sebarkan artikel ini

Garut, korankabarnusantara.co.id – Menjamin keamanan komunal pada sentra kearifan lokal pesisir selatan, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut melaksanakan operasi pengamanan melekat pada agenda Tasyakur Nelayan Pelabuhan Santolo Tahun 2026. Pergelaran budaya dan sosial ini dipusatkan di kawasan Pelabuhan Perikanan Santolo, Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Minggu (05/07/2026).

Sirkulasi pengamanan taktis di lapangan dipimpin langsung oleh Kasatpolairud Polres Garut, IPTU Aep Saprudin. Guna mengantisipasi lonjakan massa, otoritas kepolisian menerjunkan kekuatan penuh yang didukung oleh personel gabungan lintas sektor.

Adapun unsur kekuatan pengamanan terintegrasi tersebut meliputi:

  • Kluster Polsek Penyangga: Polsek Cikelet, Pameungpeuk, Cisewu, Bungbulang, Cibalong, Caringin, Cihurip, dan Polsek Talegong.

  • Kluster Instansi Sektoral: Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut.

  • Kluster Maritim: Seluruh jajaran pemangku kepentingan (stakeholders) internal Pelabuhan Santolo.

Rangkaian agenda tahunan masyarakat pesisir ini mengintegrasikan sirkulasi ritual adat dengan program stimulan pelayanan publik kemasyarakatan dari hulu ke hilir. Rangkaian pergelaran tersebut meliputi:

  • Sesi Ceremonial & Adat: Pembukaan oleh Forkopimda Garut, prosesi Larung Sajen ke tengah laut, serta kompetisi estotika perahu hias.

  • Sesi Intervensi Sosial & Medis: Pelayanan check-up kesehatan gratis, loket dinamis Administrasi Kependudukan (Adminduk), layanan BPJS Keliling, serta penyaluran santunan anak yatim dan makan bersama dhuafa.

  • Sesi Eksibisi Seni & Hiburan: Pentas seni tradisional, perlombaan ketangkasan nelayan, pertunjukan seni bela diri debus dan pencak silat, hingga malam puncak pagelaran Wayang Golek.

Guna mereduksi risiko klinis kecelakaan laut, personel Satpolairud melakukan pengawalan ketat menggunakan armada patroli air sepanjang jalurnya sirkulasi prosesi Larung Sajen dan lomba perahu hias.

Secara paralel, personel gabungan darat ditempatkan pada titik-titik krusial keramaian (choke points), meliputi panggung utama, gerbang retribusi masuk, lokasi perlombaan, serta akses parkir kendaraan publik.

Kasatpolairud Polres Garut IPTU Aep Saprudin memaparkan bahwa sirkulasi pengamanan komprehensif ini berhasil mengeliminasi potensi gesekan horizontal di lapangan.

“Hingga seluruh sirkulasi rangkaian acara dinyatakan selesai, situasi di lapangan terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya indikasi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Kondusifitas ini merupakan output riil dari solidnya koordinasi taktis antara polres, pemerintah daerah, kepanitiaan, dan kedisiplinan ribuan warga yang hadir,” urai IPTU Aep Saprudin secara lugas.

Melalui keberhasilan pengamanan swadaya ini, jajaran Polres Garut menegaskan kembali komitmen operasionalnya untuk terus mendistribusikan proteksi hukum dan pengamanan melekat pada setiap agenda sosial kemasyarakatan demi menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah hukum Priangan Barat.

(Risa)