Garut, korankabarnusantara.co.id – Pesona alam Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan masih menjadi magnet utama bagi wisatawan di penghujung tahun. Tercatat lebih dari seribu pengunjung memadati kawasan ini pada Minggu (28/12/2025), memicu jajaran Polsek Cisurupan Polres Garut untuk meningkatkan intensitas pengamanan melalui gelaran Operasi Lilin Lodaya 2025.
Patroli dan monitoring ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Cisurupan, AKP Masrokan, S.E., guna memastikan ribuan pelancong dapat menikmati keindahan kawah dan hutan mati dengan aman dan nyaman.
Berdasarkan data terkini dari lapangan, volume kunjungan mengalami peningkatan signifikan. Hingga Minggu petang, tercatat sebanyak:
-
Wisatawan Hiking: 1.400 orang.
-
Wisatawan Camping: 124 orang.
-
Kendaraan: 112 unit roda empat dan 123 unit roda dua.
Angka ini diprediksi akan terus meningkat hingga malam pergantian tahun baru 2026 mendatang.
Mengingat padatnya kendaraan di kantong parkir dan aktivitas pendakian, personel Polsek Cisurupan mengedepankan patroli dialogis. Petugas menyisir area parkir untuk mengingatkan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) serta memantau jalur pendakian guna mencegah kecelakaan di alam liar.
“Kami hadir untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif. Kami mengimbau para pengunjung untuk selalu waspada terhadap barang bawaan dan mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di kawasan wisata alam yang memiliki medan menantang ini,” ujar AKP Masrokan.
Kepolisian juga berkoordinasi erat dengan pihak pengelola TWA Gunung Papandayan untuk mempercepat penanganan jika terjadi gangguan keamanan atau kebutuhan medis darurat. Kehadiran personel Polri di tengah-tengah wisatawan terbukti efektif memberikan rasa tenang bagi para pendaki dan keluarga yang berkunjung.
Kapolsek Cisurupan menegaskan bahwa pengawasan ketat ini akan terus dilakukan secara konsisten selama masa Operasi Lilin Lodaya berlangsung.
“Kami minta wisatawan tidak sungkan melapor ke pos polisi terdekat jika menemui kendala. Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas kami dalam mengawal libur panjang ini,” pungkasnya.
(Risa)













