Ragam Berita

Remaja Warga Desa Mekarmuti Jadi Korban Pembacokan Geng Motor  Di Jalur Jalan Raya Banjar Cimaragas 

8
×

Remaja Warga Desa Mekarmuti Jadi Korban Pembacokan Geng Motor  Di Jalur Jalan Raya Banjar Cimaragas 

Sebarkan artikel ini
Ciamis korankabarnusantara.co.id  Segetombolan orang tak di kenal yang di duga geng motor secara tiba tiba menyerang anak remaja di jalan Banjar -Cimaragas  Kabupaten Ciamis Jawa Barat pada minggu dinihari  21/6/2026.
Secara tiba tiba pelaku yang di duga geng motor tersebut menyerang korban dengan melakukan pembacokan saat korban  mengatar temannya menuju Ciamis melawati jalan alterntif atas kejadian tersebut korban mengalami luka serius di bahu sebelah kiri, dari hasil evakuasi   korban di larikan ke rumah sakit terdekat untuk  mendapatkan pertolongan petugas medis.
 Remaja yang menjadi korban pembacokan orang tak di kenal  tersebut masih duduk di bangku sekolah SMP  ternyata  anak seorang  kepala Desa Mekarmukti Kecamatan Cisaga  Kabupaten Ciamis Asep Ari yang kita kenal kang Ibro.
Asep Ari selaku orang tua Korban mengatakan atas  insiden yang menimpa putranya pelaku sangat meresahkan masyarakat  untuk itu Ia berharap kepada pihak aparatur hukum lebih memperketat lagi patroli terutama di jalur jalan jalan yang sepi pada menjelang malam serta dinihari.
Ia menambahkan  pada saat kejadian menurut keterangan dari putra nya segerobolan pengguna  jalan dengan memakai tutup muka ,masker bolak balik dan akhirnya mendekati anak saya secara tiba tiba langsung melakukan pembacokan dengan menggunakan sajam.
Atas  insiden tersebut  para pelaku masih dalam investigasi pihak yang berwajib  Asep Ari dengan harapan besar pelaku segera tertangkap  jangan sampai ada kejadian serupa  yang menimpa anak saya jelasnya.
Selain itu pula pihak keluarga korban menyampaikan sepengetahuan nya korban tidak pernah terlibat dalam perselisihan ataupun mempunyai musuh , atas insiden ini cepat atau lambat para pelaku pembacokan  harus segera tertangkap karena ini sangat sangat meresahkan warga tak menutup kemungkinan dapat menghilangkan nyawa orang lain.
Asep Ari selaku orang tua korban juga ikut menyampaikan agar masyarakat setempat harus waspada dan hati hati kalo melintasi  jalur jalan yang sepi di jam jam rawan  saat tengah malam menuju dini hari .
Yat