by

Progres Pejuang Muda: Lakukan Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Di Papua Barat

Papua Barat, korankabarnusantara.co.id – Komitmen Kementerian Sosial RI dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Pejuang Muda menunjukkan hasil signifikan. Data Teepadu Kesejahteraan Sosial (DTKS ) telah diverifikasi dan divalidasi oleh Pejuang Muda didaerah Papua Barat Kabupaten Teluk Bintuni yang dilakukan satu tim yang terdiri dari 8 orang yaitu 5 putra dan 3 putri ,antaranaya Sofyan Taher dari STAIS Dharma Kusuma Indramayu, Desty Maharani Erwin Univ. Ahmae Dahlan Yogyakarta, Listaningsih Univ. Ahmad Dahlan Yogyakarta , Dwi Ananda Cesaeio IPB University, Samsudin Pane Univ. Diponegoro Semarang, Erika Wati Nababan Univ. Palangkaraya Kalteng, dan Rizza Zazilatul Ainiyah Univ. Airlangga Surabaya.

Verifikasi data ini sekaligus menjadi ajang bagi Pejuang Muda untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dan mengaktualisasikan dirinya dengan terjun langsung di masyarakat. Selain itu, terdapat potensi alam maupun sumber daya manusia yang bisa digali dari masyarakat kurang mampu di tengah keterbatasan yang mereka miliki.

Sasaran utama kami adalah melakukan verifikasi data Kemensos agar lebih akurat,” ujar Sofyan Taher Mahasiswa STAIS Dharma Kusuma Via telpon Selasa (23/11/2021).

Sofyan mengungkapkan ada sebanyak 8 mahasiswa sebagai peserta Pejuang Muda dari berbagai kampus. Kami diminta berperan aktif dalam perkembangan perekonomian di masyarakat. Kegiatan yang merupakan program Kementerian Sosial RI.

Bagi kami sebagai pejuang muda yang hadir ditengah-tengah masyarakat papua Barat Kabupaten Teluk Bintuni ,dalam rangka memastikan program-program Kementerian Sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan NonTunai (BPNT), datanya tidak salah sasaran,” ungkapnya.

Veripikasi dan validasi dari kenenkos RI apakah data ini masih ada orangnya atau meninggal ataupun pindah, kami sudah menemui kepala distrik untuk meminta izin dan minta izin kepala kampung Cibena Permai dan Cibena Raya untuk memastikan kevalidan data tersebut,” jelas Sofyan.

Pelaksanaan Verifikasi Dan Validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Papua Barat sudah Mulai terlaksana di setiap desa.

Verifikasi dan validasi data tersebut, telah di mulai tanggal 23 November 2021, hingga pada waktu yang belum di tentukan.

“Guna mempercepat verifikasi dan validasi data tersebut, diharapkan seluruh Masyarakat dipapua Barat tanpa terkecuali, untuk menyediakan Foto chopi KTP, Foto chopi Kartu Keluarga dan juga foto chopi Kartu BPJS, KIS, Kartu Pintar dan kertu kesejahteraan sosial lainnya.

Hasil verifikasi dan validasi dilapangan itu agar lebih akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggung jawabkan dan mudah diakses, akan di muat kedalam aplikasi satu data terpadu.

( Idi. S )

Kabar Nusantara Online