Garut, korankabarnusantara.co.id – Aksi tanggap darurat dilakukan jajaran Polsek Garut Kota menyusul laporan hilangnya seorang bocah laki-laki yang diduga hanyut terbawa arus Sungai Cimanuk, Kamis (19/02/2026). Peristiwa memilukan ini terjadi di Kampung Sanding Lebak, Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Garut Kota, sekitar pukul 12.00 WIB.
Korban diketahui bernama Asep Supriatna (6). Menurut keterangan sang ibu, Dewi Yulianti, sesaat sebelum hilang, korban terlihat sedang bermain dan menuruni tangga yang berada tepat di tepi aliran sungai.
Laporan awal diterima melalui jaringan komunikasi radio (HT) dari Polsek Tarogong Kidul. Menindaklanjuti hal tersebut, Kapolsek Garut Kota, AKP Zainuri, S.Pd, segera menerjunkan personel Bhabinkamtibmas dan tim evakuasi ke lokasi kejadian (TKP).
-
Olah TKP: Petugas melakukan penyisiran awal di titik jatuhnya korban untuk memastikan kronologi.
-
Sinergitas Pencarian: Polsek Garut Kota berkoordinasi erat dengan tim rescue dari BPBD Kabupaten Garut serta relawan masyarakat.
-
Pemantauan Arus: Petugas melakukan pengamatan di beberapa titik hilir sungai untuk memantau pergerakan arus pascahujan.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Cimanuk. Kondisi debit air yang meningkat akibat musim hujan menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat di lapangan.
Kapolsek Garut Kota, AKP Zainuri, S.Pd, memberikan peringatan keras kepada masyarakat untuk lebih waspada, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai.
“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar meningkatkan pengawasan ekstra terhadap anak-anak. Jangan biarkan mereka bermain di tepi sungai tanpa pendampingan, terutama di musim hujan seperti sekarang di mana debit air sungai bisa meningkat sewaktu-waktu dan sangat berbahaya,” tegas AKP Zainuri.
Pihak kepolisian memastikan akan terus mendampingi proses pencarian hingga korban ditemukan, sembari menjaga kelancaran koordinasi antar-instansi di lokasi kejadian.
(Risa)













