Garut, korankabarnusantara.co.id – Polres Garut bersama tim gabungan TNI, Brimob, Dishub, dan Satpol PP melaksanakan Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada malam Minggu (25/10/2025). Operasi skala besar ini berhasil menekan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di seluruh wilayah Kabupaten Garut.
Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P., dengan melibatkan total 494 personel gabungan.
Operasi KRYD menyasar berbagai titik rawan, termasuk kawasan publik, jalur utama, lokasi wisata, serta tempat yang disinyalir menjadi ajang balap liar. Petugas menerapkan metode Patroli Blue Light dan “Park, Walk and Talk” untuk memberikan imbauan langsung kepada masyarakat mengenai bahaya kejahatan jalanan, miras, dan kenakalan remaja.
Selain patroli, petugas juga melakukan razia dan penindakan terhadap pelanggaran yang meresahkan. Hasilnya, Polres Garut berhasil mengamankan:
- 40 botol minuman keras (miras).
- 56 unit kendaraan bermotor dengan knalpot bising (brong).
- 12 orang pelaku premanisme yang kemudian didata dan diberikan pembinaan.
Situasi arus lalu lintas di seluruh jalur utama, termasuk Limbangan–Malangbong dan Kadungora–Leles, serta jalur menuju kawasan wisata, terpantau lancar.
Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto menegaskan bahwa operasi ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin keamanan publik.
“Kami akan terus meningkatkan patroli dan operasi cipta kondisi, agar masyarakat merasa aman dan nyaman beraktivitas. Kami juga mengajak seluruh warga Garut untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif,” ujar Kapolres.
(Risa)













