by

Pj. Kuwu Desa Ranjeng Edi Sunarto, Santuni Anak Yatim Dan Marboth

Indramayu, korankabarnusantara.co.id

Memanfaatkan momentum akhir bulan Suci Ramadan untuk melakukan aksi peduli sosial melalui kegiatan berbagi kepada para anak yatim piatu, guru ngaji, Imam Masjid dan Marboth.

Aksi sosial kali ini dilakukan dengan menghadirkan Lima anak-anak yatim, guru ngaji, Imam Masjid dan Marboth dari Masjid Jami Attaqwa Desa Ranjeng Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu,  Jawa Barat, pada Selasa (11/05/2021).

Pj. Kuwu Desa Ranjeng, Edi Sunarto, S.IP mengatakan, melakukan kegiatan santunan kepada anak yatim, guru ngaji, Imama Masjid dan marboth amanah BAZ Indramayu sebagai bentuk kepedulian.

” Kami berbagi dengan adik-adik yatim piatu dan marboth Ini dilakukan pada akhir Bulan Ramadhan seperti ini merupakan amanah BAZ Indramayu,” ujar Edi.

Menurut Edi, dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang, sudah menjadi kewajiban bagi pihaknya untuk melakukan aksi peduli sosial dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kami mohon dari adik-adik yatim dan para marboth semoga santunan ini dapat bermanfaat dan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin ,” tuturnya.

Ikut hadir dalam aksi peduli sosial tersebut tokoh masyarakat, Satpol PP, dan aparatur Desa Ranjeng.

“ Acara ini sebagai salah satu cara Pemerintah Desa Ranjeng, membantu masyarakat yang terdampak khususnya dan tidak terkecuali semua anak yatim piatu dan para marboth di Desa kami,” ujar pj. Kuwu Edi saat di temui korankabarnusantara.co.id ditengah acara berlangsung.

“Bukan pada saat pandemik saja, tapi sudah merupakan agenda tahunan kami yang bertujuan tidak lain adalah membantu dan meringankan beban anak-anak yatim piatu dan marboth di Desa kami, agar dapat merasa diperhatikan sama dengan anak lainnya tidak dibeda-bedakan. Sehingga mereka merasa ada yang memiliki, mesti tidak secara utuh,” tutur sebagian Perangkat Desa.

Di tengah situasi yang sedang memprihatinkan ini, dikarenakan serangan virus Covid-19 telah berhasil mempengaruhi segala asapek kehidupan terutama aspek ekonomi secara global dan hampir menyeluruh.

“Semoga warga kami dapat sabar menghadapi keadaan dan situasi yang serba sulit dan harus kita hadapi dengan berfikiran tenang sehingga diharapkan tidak akan memperparah keadaan dan situasi yang sedang berlangsung,” tutur Kuwu Edi

(Anton K)

Kabar Nusantara Online