Cirebon, korankabarnusantara.co.id – Dalam rangka memperkokoh koordinasi lintas sektoral guna menjaga stabilitas keamanan, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menggelar kunjungan silaturahmi ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cirebon, Rabu (29/04/2026).
Bertempat di Gedung MUI, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, kedatangan Kapolresta yang didampingi Kabag Ops Kompol Sutarja, S.H., M.H., disambut hangat oleh Ketua MUI Kabupaten Cirebon, KH. Zamzami Amin, beserta jajaran pengurus.
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan pandangan antara pihak kepolisian (Umara) dan tokoh agama (Ulama). Kapolresta menegaskan bahwa sinergitas dengan MUI merupakan langkah strategis untuk memastikan pesan-pesan Kamtibmas tersampaikan dengan baik hingga ke akar rumput melalui pendekatan keagamaan.
“Peran tokoh agama sangat krusial dalam menciptakan suasana yang sejuk dan kondusif di tengah masyarakat. Kami berharap hubungan harmonis ini terus terjaga, sehingga kolaborasi dalam menjaga keamanan wilayah Kabupaten Cirebon dapat berjalan optimal,” ujar Kombes Pol. Imara Utama.
Menanggapi kunjungan tersebut, KH. Zamzami Amin menyatakan apresiasi dan komitmen penuh MUI Kabupaten Cirebon untuk mendukung tugas-tugas kepolisian. MUI siap berperan aktif dalam meredam potensi konflik serta memberikan pembinaan umat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
“Kami menyambut baik inisiatif Kapolresta. MUI siap bersinergi dengan Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya melalui pendekatan dakwah dan pembinaan moral masyarakat,” ungkap KH. Zamzami.
Silaturahmi yang berlangsung penuh kekeluargaan ini diharapkan dapat memangkas hambatan komunikasi antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat. Dengan terjalinnya kolaborasi yang kuat, situasi Kamtibmas di Kabupaten Cirebon diproyeksikan akan tetap aman, damai, dan terkendali.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kedamaian wilayah Kabupaten Cirebon, mencerminkan kuatnya ikatan batin antara Polri dan para ulama di wilayah tersebut.
(Nuhman)













