by

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di Musholla Al-Taqwa Desa Pengauban

Indramayu, Musholla Al-Taqwa Desa Pengauban Kec. Lelea mengadakan peringatan Maulid Nabi jatuh pada hari Senin tanggal 25 Oktober 2021. Kata maulid dalam bahasa Arab berarti hari lahir dan Maulid Nabi adalah hari raya peringatan lahirnya Nabi Muhammad SAW. Umat Islam di berbagai negara merayakan Maulid Nabi setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.

Di Indonesia, perayaan Maulid Nabi dilakukan dengan tradisi yang berbeda di setiap daerah. Di desa Pengauban perayaan Maulid Nabi dilakukan dengan mendengarkan ceramah .

Para jamaah musholla Al- Taqwa dengan khusyuk mendengarkan Pembacaan shoawat Nabi .

Pengasuh musholla Al-Taqwa Ustad Izjudin mengajak kepada para jamaah yang hadir untuk memperbanyak Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, beliau juga mengatakan setiap kita adalah hamba Allah,setiap kita adalah Kholifatul fil Ardhi atau pemimpin di bumi,dan setiap kita mempunyai tugas untuk menjadi da’i yang mengajak manusia kepada Allah.

Kemudian disampaikan oleh Penceramah Ustad Wahyudin, dengan tema meneladani akhlak Rasulullah SAW bahwa semua mengenai akhlak Nabi Muhammad semua tercantum didalam alqur’anul karim. Saat ini Ummat Islam sendiri banyak yang sudah meninggalkan sunnah Nabi SAW,dan beliau mengajak agar kita sebagai Ummatnya dengan adanya perayaan maulid seperti ini semakin cinta,semakin gairah menghidupkan Sunnah Nabi SAW. Dan beliau mengutip satu hadits Nabi SAW yang mahfumnya “ barangsiapa menghidupkan sunnahku berarti ia cinta kepadaku,dan barangsiapa yang mencintaiku maka akan bersamaku didalam syurga”. Katanya.

Mengawali ceramahnya Ustad Wahyudin menyampaikan, bahwa sejak awal di bulan Rabiul Awal masyarakat khususnya umat Islam di seluruh pelosok Kabupaten Indramayu baik perorangan maupun kelompok melaksanakan peringatan Maulid Nabi, maksud dan tujuannya adalah agar semakin faham terhadap segala segi kehidupan Rosulullah yang diberi gelar Al-amien yaitu sosok pribadi yang jujur dan terpercaya, selanjutnya dalam kegiatan yang mulia ini, membuktikan bahwa perhatian masyarakat Pengauban terhadap kehidupan beragama semakin tinggi, semua ini mencerminkan semakin meningkat untuk belajar memperdalam ilmu tentang agama islam”, ungkapnya.

Lebih lanjut, junjunan kita Nabi Besar Muhammad SAW dalam kehidupan kita sehari-hari dan kepribadian yang ditampilkan oleh Rasulullah, mengandung tantangan cukup berat karena selain harus memperhatikan dan menciptakan Ukhuwah (persaudaraan) baik dikalangan kaum muslimin dan muslimat, juga dituntut untuk mengundang simpatik dari masyarakat yang tidak seagama, melalui akhlaq mahmudah, yakni prilaku yang terpuji serta saling sayang menyayangi tanpa melihat perbedaan suku, agama dan status sosial, karena tugas Rosul adalah memberi rahmat bagi seluruh alam.

Ustas Wahyudin menambahkan, dalam kaitan inilah Kita harus mampu saling membantu dan mengasihi pada semua ummat manusia,

Peringatan Maulid Nabi ini diisi kewajiban Kita untuk dapat meneladani serta mengaplikasikan segala sikap Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan kita sehari hari.

Musholla Al-Taqwa adalah waqaf keluarga besar anak dan cucu Kiai Murta dan ny. Arsih ( Almarhum ) dan kini dijadikan tempat pembelajaran agama dan Ibadah bagi warga sekitar.

( Idi. S )

Kabar Nusantara Online