by

Pemprov Jabar Gulirkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan,Ditlantas Polda Jabar Siap mendukung Guna Membantu Pemulihan Ekonomi

Bandung,Korankabarnusantara.co.id,-Program pemutihan pajak kendaraan kembali digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalaui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar.

Kepala Bapenda Jabar Dedi Taufik mengatakan, program ini bagian dari pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

“Program pemutihan ini dimulai pada 1 Juli sampai akhir Agustus. Tujuannya meringankan masyarakat yang memiliki kendala menyelesaikan kewajiban pajaknya,” kata Dedi.

Tentunya program baik ini dilakukan juga oleh Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) diseluruh Kota dan kabupaten di Jawa barat

Program pemutihan pajak kendaraan ini akan memberikan diskon dan bebas denda bagi para penunggak pajak kendaraan.

“Program pemutihan pajak kendaraan tahun 2022 ini, meliputi 5 hal yaitu bebas denda pajak kendaraan bermotor (PKB), bebas biaya BBNKB II, bebas tunggakan PKB Tahun ke-5, diskon pajak kendaraan bermotor, dan diskon BBNKB I.

“Selain itu, program pemutihan pajak tahun ini, setiap wajib pajak akan dibebaskan dari denda tunggakan SWDKLLJ untuk tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya. Namun untuk Pokok dan Denda SWDKLLJ Tahun berjalan tetap dikenakan dengan maksimal pengutipan sebanyak 5 tahun,” ungkapnya.kamis 30 Juni 2022.

Sementara itu Dirlantas Polda Jabar, Kombespol Romin Thaib, S.I.K., M.Si Yang Diwakili Oleh Kasubdit Regident Polda Jabar AKBP.Rano Hardiyanto Melalui Saluran Telpon nya Mengatakan Ditlantas Polda Jabar Mendukung Penuh Program pemutihan pajak kendaraan yang Gulirkan Oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat Guna Membantu Pemulihan Ekonomi Jawa barat.

Masyarakat wajib pajak dihimbau Antusias Mengikuti program pemutihan pajak Kendaraan ini.

“Saya berharap supaya masyarakat Jawa Barat memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor dengan baik, membayar pajak kendaraan sebagai kontribusi terhadap pembangunan di Jawa Barat. Pajakmu untuk Jawa Barat mu, seperti pepatah mengatakan “Orang Bijak Taat Pajak”. Ayo buruan datang ke Samsat!,” tandasnya.

Untuk diketahui, berikut syarat dan ketentuannya:
1. Berlaku bagi orang pribadi yang memiliki dan/atau yang menguasai Kendaraan Bermotor
2. Badan, Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dan Pemerintah Desa
3. Dikecualikan Pembebasan untuk pembayaran permohonan Kendaraan Ubah Bentuk, Ex-dump/Lelang yang belum terdaftar dan Ganti Mesin
4. Berlaku mulai 1 Juli 2022 sampai dengan 31 Agustus 2022.

(Herly)

Kabar Nusantara Online