Ciamis – korankabarnusantara.co.id Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Ciamis melalui Satuan Samapta dengan melaksanakan patroli biru yang menyasar potensi aksi premanisme di wilayah hukum Polres Ciamis, Selasa siang (05/05/2026).
Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan mulai sekitar pukul 11.00 WIB hingga selesai dengan menyasar kawasan Simpang Empat Pasar yang dikenal memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi dan berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. Patroli ini difokuskan untuk mencegah berbagai bentuk tindak kriminal seperti penyerangan, pengrusakan, penjarahan, tawuran, peredaran minuman keras, hingga kejahatan jalanan lainnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan, anggota Patroli Sat Samapta diterjunkan untuk melakukan pemantauan secara intensif di lapangan. Kehadiran polisi di titik-titik rawan diharapkan mampu menekan ruang gerak pelaku kejahatan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Selama patroli berlangsung, petugas melakukan pemeriksaan identitas terhadap sejumlah pengamen yang berada di kawasan tersebut. Selain itu, petugas juga memberikan himbauan agar mereka turut menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta tidak melakukan tindakan yang dapat meresahkan masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari pendekatan preventif dan humanis guna menciptakan situasi yang kondusif.
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., melalui Kasat Samapta Polres Ciamis IPTU Zezen Zaenal Muttaqin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa patroli dengan sasaran premanisme merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menekan potensi gangguan kamtibmas, khususnya di kawasan publik yang rawan terjadi aksi kriminalitas. Kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk menciptakan rasa aman dan menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa patroli akan terus ditingkatkan secara berkelanjutan dengan menyasar titik-titik rawan, sehingga potensi kejahatan dapat diminimalisir sejak dini. Selain itu, pendekatan dialogis juga dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan.
Masyarakat menyambut baik kegiatan patroli tersebut dan merasakan dampak positif dari kehadiran aparat kepolisian. Warga merasa lebih aman dengan adanya pengawasan di kawasan pasar yang ramai aktivitas, serta menilai kehadiran polisi mampu mencegah potensi tindakan premanisme dan gangguan keamanan lainnya. Kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian pun semakin meningkat seiring dengan intensitas kehadiran petugas di lapangan.
Yat













