Mahasiswa Fakultas Kedokteran Ikut Serta Menjadi Relawan Covid-19 Melalui Kukerta Universitas Riau

Pekanbaru, KN

Universitas Riau mendorong mahasiswanya untuk ikut berpartisipasi dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) relawan yang dibuka untuk para mahasiswa tahun ketiga sebagai pengganti kukerta biasa yang seharusnya dijalankan mulai Juni.

Program Kukerta relawan Covid-19 ini dibentuk dengan hasil kerjasama antara Fakultas Kedokteran Universitas Riau dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Riau.

Salah satu tim yang tergabung dalam program ini adalah tim solo yang beranggotakan Boby Franswinsly Ritonga. Tim ini dibimbing satu dosen instruktur dari Fakultas Kedokteran UNRI yaitu dr. Fajri Marindra, M.Kom., M. Biomed, serta satu dosen pembimbing lapangan (DPL) dari LPPM Dr. Besri Nasrul, S.P.,M.Si.

Tim solo sebagai relawan pencegahan Covid-19 Universitas Riau melakukan pengabdian melalui program Kuliah Keja Nyata (Kukerta), seperti melakukan edukasi melalui social media dan grup virtual community, kegiatan posko relawan Fakultas Kedokteran Universitas Riau, dan ikut serta dalam pendataan pasien Covid-19 di Green Zone RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru.

Perwakilan mahasiswa dari Kukerta relawan Covid-19 tim solo, Boby Franswinsly menjelaskan “Kukerta relawan ini memiliki tujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui kegiatan berupa edukasi, dan kegiatan lain yang sesuai kompetensi seperti beberapa kegiatan pada posko relawan dan pada laboratorium rumah sakit,” jelasnya.

Salah satu edukasi yang dilakukan yaitu dengan cara menyebarkan tiga buah poster edukasi tentang hal-hal yang perlu diketahui tentang Covid-19 yang disebarkan melalui media sosial dan situs blog. Lalu ada video animasi edukasi tentang Covid-19 yang diunggah ke situs Youtube.

Selain itu juga memberikan penyampaian edukasi interaktif dengan membuat virtual community di Whatsapp yang berisi siswa SMA, mahasiswa dan beberapa kelompok masyarakat lainnya.

“Tim solo juga menjaga Posko Relawan yang terletak di ruangan samping lobby FK UNRI. Dalam ruangan tersebut terdapat barang-barang dari donatur berupa APD (Alat Pelindung Diri), makanan, dan minuman,” imbuhnya.

Dalam kegiatan menjaga posko ini, tim solo membantu melakukan beberapa kegiatan seperti melakukan pendataan jumlah barang yang keluar masuk, menampung donasi barang, melayani masyarakat yang mendatangi posko, serta membantu membuat APD.

“Barang-barang yang terdapat dalam posko ada berbagai macam. Contohnya seperti; Alkohol untuk keperluan pembuatan hand sanitizer, APD seperti hazmat, jas hujan, masker N-95, Face Shield, Boots, Intubation Box dan handscoon. Selain itu terdapat juga susu kotak, dan makanan untuk masyarakat,” paparnya.

“Dengan adanya Kukerta relawan ini, diharapkan dapat membantu memutuskan rantai Covid-19 melalui edukasi kepada masyarakat,” pungkasnya.

(team)

Kabar Nusantara Online