Ciamis korankabarnusantara.co.id Festival tunas bahasa ibu selain mempererat tali silaturahmi antar peserta didik untuk mencari serta mengasah kemampuan bakat peserta didik , festval ini jugq sebagai ajang kompetisi dengan menampilkan beberapa mata lomba yang di ikuti oleh 234 peserta di wilayah korwil pendidikan Cisaga Kabupaten Ciamis Jawa Barat pada Sabtu 9/8/2025.
Ada 7 mata lomba dalam kegiatan Festival tunas bahasa ibu tingkat korwil pendidikan Cisaga yang di tampilkan diantaranya Aksara Sunda ,Ngarang Carpon Borangan ,Nembang Pupuh . Ngadongeng 23, Maca sajak ,Biantara
Korwil Pendidikan Cisaga Iis Sulastri MPd mengatakan Festifal Tunas Bahasa Ibu Jenjang SD tingkat Kecamatan Cisaga Tahun 2025 , diharapkan dapat meningkatkan kecintaan anak-anak terhadap bahasa, sastra, dan budaya Sunda. Dengan rasa cintanya tersebut, anak-anak termotivasi untuk menggunakan bahasa Ibu dengan baik dapat berkarya dan juga bisa menggunakan bahasa Ibu, dan dapat melestarikan bahasa, sastra, serta budaya sunda urainya.
Selain itu pula FTBI ini dapat menjadi wahana pelestarian bahasa ibu,jangan sampai Bahasa Sunda di kemudian hari menjadi bahasa ibu yang hilang karena sudah tidak ada yang menggunakannya lagi. Seperti yang sudah terjadi di beberapa daerah di Indonesia, bahasa ibu hilang begitu saja dan tinggal kenangan urainya.
Iis Sulastri menambahkan jika bahasa ibu hilang tentu ini menjadi hal yang sangat urgent, untuk itu kita harus bersama-sama melestarikan bahasa, sastra dan budaya yang menjadi kekayaan bangsa kita dengan cara menggunakan bahas ibu dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Iis Sulastri mengajak kepada seluruh jajaran guru pendidik yang ada di wilayah korwil pendidikan Cisaga salah satunya orang yang harus kita beri motivasi untuk menggunakannya adalah anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Jika mereka sudah tidak mau dan tidak bisa menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa Ibu, maka Bahasa Sunda akan hilang lenyap.
Mengingat hal tersebut Korwil Pendidikan Cisaga setiap tahun selalu melaksanakan FTBI secara gebyar, dengan adanya festival seperti ini, semua pihak terkait, seperti Kepala Sekolah, guru, orangtua siswa, dan masyarakat akan lebih termotivasi untuk selalu belajar dan berupaya untuk memberikan pengetahuan, pemahaman tentang Bahasa Ibu, serta memberi contoh dan mengajak menggunakannya kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Festival Tunas bahasa ibu dalam perlombaan ataupun kopetensi kalah menang itu hal yang biasa adapun kejuaraan di FTBI itu Siapapun yang menjadi Juara itu hanya bonus dan bentuk apresiasi atas kerja keras yang telah dilakukan oleh para pendidik, siswa, dan orangtua yang pro aktiv dalam upaya melestarikan bahasa ibu kata Iis Sulastri MPd menambahkan.
Besar harapan kedepan yang menjadi Juara FTBI Kecamatan Cisaga dapatbmeraih pula kejuaraan pula di tingkat Kabupaten Ciamis pungkasnya.
Yat