Gelar Rakor Design Surat Suara Untuk Pilkada 2020 KPUD Pangandaran  

Pangandaran, KN

KPUD Pangandaran gelar rapat koordinasi tentang persetujuan design surat suara untuk Pilkada Pangandaran 2020, bertempat di kantor KPU Pangandaran.

Muhtadin, SH, selaku ketua KPUD Pangandaran, mengatakan, sebagaimana ketentuan surat KPU RI nomor 399 tentang tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020, juga berdasarkan PKPU, kita telah koordinasikan dengan kedua pasangan calon, barang kali design fotonya, gambar pasangan calonnya,  termasuk nama namanya, mungkin ada koreksi dari kedua pasangan calon, maka kami laksanakan rapat koordinasi untuk dapat persetujuan dari kedua pihak.

“Terkait dengan jadwal pencetakan surat suara, itu akan kita lakukan setelah kedua pasangan calon, menanda tangani persetujuan design surat suara,” terangnya.

Setelah itu, lanjut Muhtadin, “Surat suara ini akan dikirim ke KPU RI untuk segera diadakan persiapan pencetakan, nantinya, pencetakan surat suara itu akan berdasarkan pada  Daftar Pemilih Tetap, yaitu ada 320.08 pemilih dan ditambah 2,5% surat suara cadangan,” katanya.

“Kemudian, design alat bantu surat suara untuk kaum disabilitas/tunanetra, itu akan dicetak khusus dengan mengunakan hirup Braile,” tambahnya.

Menyangkut ketentuan pasal 16 PKU nomor 8 tentang sosialisasi pendidikan pemilih dalam tahapan Pilkada, menyebutkan, bahwa KPU dapat bekerjasama dengan instansi pemerintah dalam rangka pendidikan pemilih dan sosialisasi kepada masarakat tentang tahapan.

Jika pihak pemerintah mensosialisasikan tentang tahapan Pilkada kepada masyarakat, tidak berarti ASN itu tidak netral, asal yang disampaikannya itu tentang tahapan saja, bukan soal-soal lain.

Jadi, menurut Muhtadin, pemerintah hanya menyampaikan tahapannya saja, karena, setidaknya masyarakat harus tau bahwa hari H Pilkada Pangandaran itu dilaksanakan tanggal 9 Desember 2020.

“ASN maupun PNS itu tidak masalah jika hanya menyampaikan tahapan saja, yang akan jadi masalah itu jika menyampaikan materi kampanye atau mengkampanyekan pasangan calon,” imbuhnya.

Ricky Zulfikar, selaku perwakilan dari pasangan calon Juara, dan juga Mumu Mujahid mewakili pasangan calon Aman, mengatakan, terkait gambar dan foto-foto, nama-nama pasangan calon, juga seluruh design nya, itu semua tidak ada masalah.

“Kemudian, saya, Ricky mewakili pasangan juara, juga saya Mumu mewakili pasangan Aman,  sepakat dan kami setuju, design surat suara itu tidak ada yang perlu dirubah lagi, dan sah untuk dicetak oleh KPU RI, dan bisa diberlakukan pada pencoblosan Pilkada Pangandaran 9 Desember 2020,” jelasnya.

(sarman)

Kabar Nusantara Online