by

Diduga Kuat Penggunaan Dana BOS di SDN 01 Bedarau Indah Dipertanyakan, Warga Minta Segera di Audit

Tulang Bawang, korankabarnusantara.co.id

Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Dasar Negeri 01 Bedarau Indah Kecamatan Menggala Timur Kabupaten Tulang Bawang pada tahun 2020 diduga dikorupsi oknum kepala sekolah.

Pasalnya, dari data yang diperoleh media ini terdapat beberapa item penggunaan dana BOS yang di anggarkan tidak sesuai dengan penerapan yang ada di lapangan.

Terlebih, salah satu tokoh masyarakat setempat yang tidak ingin disebut namanya mengeluhkan akibat kondisi sekolah yang sangat memprihatinkan, dia menilai penggunaan dana BOS di SDN 01 Bedarau Indah pada tahun 2020 banyak penyimpangan dan patut di telusuri lebih dalam lantaran selain dinilai kurang transparan, penggunaan dana tersebut juga diduga tidak sesuai dengan penerapan yang ada.

“Dari dana sebanyak itu, tentu menjadi lahan empuk bagi oknum kepala sekolah untuk melancarkan aksinya guna mencari keuntungan, sebab menurut hemat saya dari dana yang diterima tidak sesuai dengan penerapan yang ada, apalagi kondisi bangunan yang tak terawat tentu sangat di khawatirkan jika terjadi insiden terhadap siswa,” beber sumber baru-baru ini.

Tak hanya itu, warga pun menilai, oknum kepala sekolah tersebut terkesan mengabaikan kebutuhan mendesak di sekolah tersebut sehingga beberapa wali murid setempat khawatir jika terjadi hal yang tak di inginkan di kemudian hari.

“Tentu jika di rawat tidak akan separah itu, yang menjadi pertanyaan besar, dibawa kemana dana yang telah di anggarkan jangan-jangan sudah di korupsi oleh oknum kepala sekolahnya,” imbuh narasumber.

Dari hal tersebut, sumber meminta kepada pihak dan instansi terkait untuk segera menelusuri dan menindak lanjuti tentang dugaan penyimpangan anggaran ini.

“Kepada inspektorat dan pihak berwenang lainnya, saya meminta untuk segera mengaudit ulang atas penggunaan dana BOS di SDN 01 Bedarau Indah, jika terdapat kekeliruan dan kecurangan yang dilakukan oleh para oknum nakal, dengan segala hormat saya minta mereka ditindak tegas sesuai dengan aturan dan perundangan yang telah di tetapkan,” kata sumber.

Sementara hingga berita ini di tulis, kepala SDN 01 Badaro Indah belum bisa dikonfirmasi, lantaran beberapa kali dikunjungi yang bersangkutan tidak pernah ada ditempat bahkan saat di hubungi melalui ponsel meski dalam keadaan aktif tidak pernah di angkat maupun membalas pesan.

(Tim)

Kabar Nusantara Online