by

Dankogartap II/Bandung: Kita Saling Melengkapi Bisa, Tapi Kalau Saling Menjatuhkan Lebih Bisa

 

Bandung,Korankabarnusantara.co.id- Pangdam III/Slw selaku Komandan Komando Garnisun Tetap (Dankogartap) II/Bandung Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo pimpin langsung Apel Garnisun TNI se- wilayah Gartap II/Bandung semester I TA. 2022 diikuti 257 personel gabungan se-wilayah Gartap II/Bandung, berlangsung di lapangan Shelter Aeromodeling Lanud Sulaiman Jl. Terusan Kopo Soreang Kabupaten Bandung Jabar, Selasa (29/3/2022).

Dalam arahannya Dankogartap II/Bandung mengatakan, selaku Dankogartap ingin membenahi ke dalam agar TNI kompak, sepakat, tidak ada gap atau jarak yang bisa membuat TNI terpecah-pecah dari dalam sendiri.

Lanjutnya mengatakan selaku Dankogartap II/Bandung banyak menerima laporan terkait dengan pelanggaran prajurit yang tidak jelas. Padahal di Gartap II/Bandung terdiri dari banyak Satuan TNI, ada Kodam, ada Kostrad, AU, AL yang semuanya memiliki Komandan masing-masing, tetapi laporannya langsung kepada Dangartap. Ke depan hal ini pelan-pelan dikurangi.

Pada kesempatan tersebut Dankogartap II/Bandung juga mengajak peserta apel agar mencermati adanya trend perkembangan lingkungan yang cukup cepat di semua bidang, oleh karena itu TNI harus bisa menjadi penengah atau pemersatu.

“Pemersatu ini kita harus kuat dulu, harus cerdas dulu, harus pintar dulu, harus kompak, sehingga di antara kita sendiri tidak ada ego-ego sektoral,” ujarnya.

Dankogartap II/Bandung mengingatkan bahwa dalam mewujudkan kebersamaan harus menggunakan metode yang lebih bisa diterima, adaptif dan modern baik orangnya, alatnya, sampai dengan pangkalan-pangkalannya.

“Kita saling melengkapi bisa, tapi kalau saling menjatuhkan juga lebih bisa, itu tema yang saya angkat hari ini. Tema ini mungkin agak berbeda namun perlu saya sampaikan,” tegasnya.

Sementara itu terkait dengan apel bersama, Dankogartap II/Bandung berharap agar menjadi media dan wahana khususnya bagaimana membangun komunikasi yang sering berubah-ubah berikut metode-metodenya, sehingga perlu “di-upgrade atau modivikasi” dan akan ditemukan hal-hal yang baru, karena setiap generasi pasti mempunyai hal-hal yang baru.

Di akhir pengarahannya Dankogartap II/Bandung berpesan agar membangun komunikasi yang baik antara pemimpin dan yang dipimpin, saran dan masukan dari bawah itu lebih aplikatif, sehingga harus ditampung dan merumuskannya pada tataran kebijakan.

Hadir pada acara tersebut, Kaskogartap II/BDG, Wadan Kopasgat, Kadilmil II – 09 Bandung, Kaotmil II – 08 Bandung, Kalemasmil Cimahi, Asintel Kasdam III/Slw, Danpomdam III/Slw, Asmin Kaskogartap, Waasops Kasdam III/Slw, Kasbrigif 15/Kujang II, Dandim 0618/Kota Bandung, Dandim 0609/Cimahi, Dandim 0624/Kab. Bandung, Danlanal Bandung, Danlanud Husein Sastranegara, Danlanud Sulaiman, Dandenpohar 4 diwakili Mayor Lek Jaimur, serta Dandenpohar 70. (Pendam/red)

Kabar Nusantara Online