by

Anggota DPR RI Gelar Sosialisasi Dan KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Jawa Barat

Cirebon, korankabarnusantara.co.id – Anggota DPR RI Bersama Mitra Kerja Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengadakan sosialisasi dan komunikasi, informasi dan edukasi. Ini merupakan program Bangga Kencana bersama mitra kerja di Prov. Jawa Barat, dengan menyambangi Balai Desa Panguragan Kulon, Kec. Panguragan Kab. Cirebon.

Hadir dalam acara tersebut DR. Ir. H. Kardaya Warnika, D.E.A., Anggota Komisi IX DPR RI, Nofrijal, SP., MA., Angela Sri Melani Winyarti, SE, MM., Jaojatun, S.KM., MM., Plt. Sub Kor. Advokasi dan PP DPPKBP3A Kab. Cirebon, Kuwu Panguragan Kulon H. Kusiono.

“Sosialisasi ini kita lakukan langsung dengan turun ke masyarakat, maka seluruh warga harus berbangga hati karena mendapat informasi langsung dari para narasumber yang sangat berkompeten,” kata Kardaya Warnika.

“Bangga Kencana itu merupakan bagian akronim dari pembangaunan keluaraga kependudukan dan keluarga berencana. Kalau dulu ada slogan dua anak cukup tapi sekarang ini ada perubahan menjadi Dua Anak Lebih Sehat,” ungkapnya.

Angela Sri Melani Winyarti menjelaskan, Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Hal ini terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

“Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun.
Hal tersebut yang kemudian membuat pertumbuhan tinggi badan anak terhambat sehingga mengakibatkan dirinya tergolong stunting,” katanya.

Namun, anak dengan tubuh pendek belum tentu serta merta mengalami stunting. Kondisi ini hanya terjadi ketika asupan nutrisi harian anak kurang sehingga mempengaruhi perkembangan tinggi badannya.

Anak masuk ke dalam kategori stunting ketika panjang atau tinggi badannya menunjukkan angka di bawah 2 standar deviasi (SD). Apalagi lagi, jika kondisi ini dialami anak yang masih di bawah usia 2 tahun dan harus ditangani dengan segera dan tepat.

“Agar tidak terjadi sunting maka kita harus mencegahnya diawal kehamilan dan dalam 1000 hari pertama kehidupan. Penilaian status gizi dengan standar deviasi tersebut biasanya menggunakan grafik pertumbuhan anak (GPA) dari WHO,” pungkasnya.

Dipenghujung acara, kegiatan dilanjutkan dengan adanya doorprize. Dengan hadiah doorprize, 10 voucher 100.000,00- belanja Indomart, 4 setrika, 4 rice cooker, 4 kompor gas, 1 tv LED 32″, 1 sepeda gunung.

(HASYIM S)

Kabar Nusantara Online