Kabar Daerah

Bermunajat Agar Hujan Segera Turun Camat Cisaga Bersama Warga Gelar Shalat Istisqo

11
×

Bermunajat Agar Hujan Segera Turun Camat Cisaga Bersama Warga Gelar Shalat Istisqo

Sebarkan artikel ini

CIAMIS korankabarnusantara.co.id Di tengah kondisi kemarau dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis dalam beberapa bulan terakhir, ribuan masyarakat bersama Pemerintah kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis melaksanakan Shalat Istisqo sebagai bentuk ikhtiar dan doa agar Allah SWT segera menurunkan hujan.

 

Shalat Istisqo tersebut digelar di lapangan Ciming Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis pada Kamis (8/10/2026), dan diikuti langsung oleh Camat Cisaga bersama jajaran Forkopicam Cisaga Ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat turut memadati lokasi, mulai dari para ulama dan tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan pondok pesantren, ASN, santri-santriwati, hingga pelajar dari berbagai tingkatan.

 

Pelaksanaan Shalat Istisqo ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Ciamis Nomor 400.8.2.3/1.671-Kesra.01/2026 tanggal 2 Oktober 2026 tentang Himbauan Pelaksanaan Shalat Istisqo Tahun 1448 H/2026 M.

 

Kondisi kemarau panjang telah memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat di sejumlah wilayah Ciamis. Ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari semakin terbatas, sementara lahan pertanian juga mengalami kekeringan yang berpotensi menyebabkan gagal panen di sejumlah daerah.

 

Dalam sambutannya, Camat Cisaga Osep Hernandi S.Sos Skep Mkes mengajak seluruh masyarakat menjadikan Shalat Istisqo bukan hanya sebagai ikhtiar untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga sebagai momentum untuk melakukan introspeksi, bertaubat, dan memperbaiki diri secara bersama-sama.

 

“Mari kita introspeksi, mungkin masih banyak kesalahan dan kekhilafan yang kita lakukan, baik sebagai pribadi maupun sebagai masyarakat. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita, menerima taubat kita, mengabulkan doa-doa kita, dan memberikan keberkahan kepada kita semua selaku Umatnya.

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan saudara-saudara yang paling terdampak oleh kondisi kekeringan, khususnya para petani dan masyarakat yang kehidupannya sangat bergantung pada ketersediaan air.

 

Menurutnya, kondisi kekeringan tidak hanya berdampak pada kebutuhan air bersih masyarakat, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap sektor pertanian dan perekonomian warga.

 

“Kita juga mendoakan saudara-saudara kita, khususnya para petani dan masyarakat yang kehidupannya sangat bergantung pada ketersediaan air. Semoga mereka diberikan kekuatan, kesabaran, dan kemudahan dalam menghadapi kondisi yang ada,” katanya.

 

Selain mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar spiritual, Camat Cisaga juga menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Kecamatan Cisaga untuk terus melakukan langkah-langkah antisipasi dan penanganan terhadap dampak kekeringan.

 

Penanganan tersebut terutama diarahkan pada pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat, dukungan terhadap sektor pertanian, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat lainnya yang terdampak akibat keterbatasan air.

 

Camat Cisaga menegaskan bahwa menghadapi persoalan kekeringan membutuhkan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, ulama, tokoh masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan berbagai unsur lainnya.

 

“Mari kita bergandengan tangan antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat untuk menghadapi persoalan ini,” ajaknya.

 

Melalui pelaksanaan Shalat Istisqo tersebut, masyarakat Ciamis tidak hanya memanjatkan doa agar segera diturunkan hujan, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi dampak kemarau kata Osep Hernandi menambahkan.

 

Yat