Kabar Polisi

Jumat Curhat di Bibir Pantai: Kapolres Pangandaran Serap Aspirasi Pelaku Wisata Pantai Barat

46
×

Jumat Curhat di Bibir Pantai: Kapolres Pangandaran Serap Aspirasi Pelaku Wisata Pantai Barat

Sebarkan artikel ini

Pangandaran, korankabarnusantara.co.id – Suasana santai namun produktif terlihat di depan Kantor Balawisata Pantai Barat Pangandaran, Jumat siang (9/1/2026). Di tengah deburan ombak, Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., duduk melingkar bersama para pelaku usaha wisata dalam agenda rutin “Jumat Curhat”.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.15 WIB ini menjadi jembatan komunikasi langsung antara kepolisian dan garda terdepan pariwisata Pangandaran untuk memastikan musim wisata tahun 2026 berjalan aman dan nyaman.

Dalam agenda yang dikoordinasikan oleh Kasat Binmas AKP Didi Sutardi ini, hadir sekitar 50 perwakilan lintas profesi, mulai dari Paguyuban Kapal Pesiar Wisata, pengusaha persewaan ATV dan Buggy, hingga para pedagang pantai.

Turut mendampingi Kapolres, Wakapolres Kompol Usep Supiyan, S.H., M.M., para Pejabat Utama (PJU) Polres, serta perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran.

AKBP Ikrar Potawari menegaskan bahwa keselamatan wisatawan adalah prioritas utama yang harus dijaga melalui kolaborasi. Menurutnya, citra Pangandaran sebagai destinasi unggulan di Jawa Barat sangat bergantung pada kondusivitas di lapangan.

“Jumat Curhat ini adalah wadah bagi kami untuk menyerap aspirasi, kritik, dan keluhan secara langsung. Kami ingin pelayanan kepolisian di kawasan wisata hadir lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan para pelaku usaha maupun pengunjung,” ujar AKBP Ikrar Potawari.

Beberapa poin krusial yang dibahas dalam dialog interaktif tersebut meliputi:

  • Keamanan Pengunjung: Penguatan patroli di titik keramaian.

  • Keselamatan Pantai: Koordinasi intensif dengan Lifeguard (Balawisata).

  • Kelancaran Lalu Lintas: Pengaturan arus kendaraan di jalur wisata saat akhir pekan.

  • Ketertiban Usaha: Penataan aktivitas jasa wisata agar tetap tertib dan saling mendukung.

Kapolres mengapresiasi masukan dari para pelaku wisata dan mengajak mereka menjadi “polisi bagi diri sendiri” serta lingkungan usahanya. Ia menghimbau agar masyarakat tidak ragu melaporkan potensi gangguan keamanan sekecil apa pun melalui kanal pengaduan yang telah disediakan.

“Menjaga Kamtibmas di pantai ini bukan hanya tugas Polri, tapi tanggung jawab bersama. Jika pelakunya ramah dan lingkungannya aman, wisatawan pasti akan kembali lagi ke Pangandaran,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar sektor pariwisata Pangandaran terus bangkit dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat lokal dalam bingkai keamanan yang terjaga.

(Sarman)