Pangandaran, korankabarnusantara.co.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah pesisir Pangandaran sejak dini hari mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang di jalur utama menuju objek wisata Batu Hiu, Kecamatan Parigi, Kamis (1/1/2026).
Pohon yang tumbang melintang di tengah jalan tersebut sempat memutus akses lalu lintas bagi wisatawan maupun warga lokal. Merespons laporan masyarakat, Tim SAR Sat Samapta Polres Pangandaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Menggunakan gergaji mesin (chainsaw) dan peralatan SAR lainnya, petugas bahu-membahu memotong dahan dan batang pohon yang menutupi seluruh badan jalan. Meski kondisi cuaca di lapangan masih diwarnai angin kencang, petugas berhasil membersihkan material pohon dalam waktu singkat.
Kapolres Pangandaran, AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., melalui Kasat Samapta IPTU Jajat, S.H., M.H., menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel SAR menjadi prioritas utama di tengah masa libur awal tahun yang bertepatan dengan musim penghujan.
“Respon cepat ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam melayani masyarakat. Begitu mendapat laporan, tim langsung bergerak agar hambatan di jalur wisata ini segera teratasi tanpa menunggu waktu lama,” ujar IPTU Jajat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan kendaraan saat pohon tersebut tumbang. Saat ini, jalur menuju destinasi wisata Batu Hiu telah dipastikan kembali normal dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Pihak kepolisian juga memberikan catatan penting bagi para wisatawan yang masih berada di kawasan Pangandaran:
-
Waspada Berkendara: Tingkatkan konsentrasi saat melintasi jalur yang rimbun pohon selama hujan deras.
-
Hindari Titik Rawan: Jangan berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat angin kencang melanda.
-
Pantau Informasi Cuaca: Selalu ikuti perkembangan cuaca dari BMKG sebelum memulai perjalanan wisata.
Dengan pulihnya akses jalan, aktivitas wisata di kawasan Batu Hiu kini kembali berjalan kondusif di bawah pengawasan petugas lapangan.
(Sarman)













