Garut, korankabarnusantara.co.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cibatu sejak Jumat siang (17/5) menyebabkan banjir di dua titik wilayah Desa Keresek, yakni Kampung Legok Asri RT 01/RW 13 dan Kampung Cipicung RW 10.
Kapolsek Cibatu, IPTU Amirudin Latif, S.H., bersama anggotanya, turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi dan melakukan penanganan awal. Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir disebabkan oleh meluapnya saluran irigasi Cipacing dan aliran Sungai Cipicung yang tak mampu menampung derasnya curah hujan.
Sekitar pukul 14.30 WIB, air dari saluran irigasi Cipacing mulai meluap dan membanjiri permukiman warga di Kampung Legok Asri. Sementara itu, pada pukul 16.00 WIB, Sungai Cipicung juga meluap dan menggenangi halaman rumah warga serta sebuah masjid yang berada di sepanjang bantaran sungai di RW 10.
“Akibat kejadian ini, sementara tercatat dua rumah warga di Kampung Legok Asri terendam air dengan ketinggian sekitar 10 cm,” ungkap Kapolsek Cibatu.
Pihak kepolisian juga mengimbau warga untuk tetap waspada, khususnya mereka yang tinggal di wilayah rawan banjir dan dekat dengan aliran sungai.
“Saat ini intensitas hujan mulai berkurang. Kami telah turun langsung ke lokasi untuk memastikan situasi aman dan membantu warga terdampak. Selain itu, kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa serta unsur terkait untuk melakukan penanganan awal, termasuk membersihkan saluran air yang tersumbat,” tambah IPTU Amirudin.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap siaga jika hujan deras kembali turun dalam beberapa hari ke depan.
(Risa)













