by

80 Kali Donor Darah, Kini Serka Sanija Ajak Warga Kemantren Untuk Donor Darah

Cirebon, korankabarnusantara.co.id

Serka Sanija merupakan sesosok anggota TNI AD dari Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Koramil 2007/Plumbon, Babinsa Desa Marikangen Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon bersama PMI lakukan giat bakti sosial donor darah mengingat PMI mengalami krisis darah, di Kelurahan Kemantren Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon.

Dalam situasi Covid-19 memaksa semua elemen untuk bekerja keras dalam mensosialisasikan protokol kesehatan (prokes), hal ini dilakukan guna menekan penyebaran virus tersebut.

Serka Sanija merupakan Babinsa Pahlawan Kemanusiaan yang sudah terkenal se-Nusantara, dimana dirinya telah melakukan donor darah sebanyak 80 kali dan pernah mendapatkan penghargaan Umroh, dirinya selaku kordinator bersama dengan Pak Erwin dari pihak PMI Kabupaten Cirebon dan dibantu beberapa tim guna untuk meningkatkan shering dan komunikasi antara Kordinator dan pendonor darah.

Tampak terlihat juga Pak Didi selaku kordinasi lapangan (korlap), Sertu Nana Suryana selaku pembina setempat, dan dari pihak karangtaruna Kelurahan Kemantren Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon yaitu Pak Ali.

“Saya selaku dari PMI Kabupaten Cirebon sangat berterimah kasih kepada semua pihak, karena kegiatan ini sangat membantu dengan stok darah yang sudah menipis,” papar Erwin.

Warga masyarakat dengan senang hati dan semangat meskipun di pandemi ini masih tetap semangat tidak mengurangi rasa takut. Akan tetapi tetap menjalankan Prokes di antaranya, dengan makai masker, mencuci tangan dan jaga jarak.

Ucapan terima kasih pun di lontarkan oleh Ratina yang selaku RT setempat kepada warganya yang mau melakukan kegiatan donor darah dan semoga bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Bahkan menurut Serka Sanija kegiatan donor darah ini digenjot, mengingat PMI mengalami krisis darah terlebih lagi di situasi Pandemi seperti ini. Alhasil dengan kegiatan donor darah bisa mengumpulkan kantong kantong darah sebanyak 27 kantong, walaupun 7 kantong di antaranya gagal dengan beberapa alasan.

(Cephy)

Kabar Nusantara Online