by

332 Guru Dilantik Jadi Kepala Sekolah

Cirebon, korankabarnusantara.co.id

Sebanyak 332 guru diambil sumpah sebagai jabatan fungsional kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Dari 332 guru yang dilantik tersebut, dua orang untuk jabatan Kepala TK,  SD sebanyak 292 dan untuk Kepala SMP ada 38 orang.

Pelantikan sendiri dilakukan di Gedung BKPSDM dan dihadiri oleh perwakilan Forkopimda, Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan dan Guru Pengawas di Lingkungan Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag., mengatakan, pelantikan ini untuk memberikan penyegaran di tingkat kepala sekolah.

Menurutnya, peran kepala sekolah sangat besar untuk kemajuan para siswanya.

“Kepala sekolah harus bisa berinovasi dan kreatif, bagaimana sekolah-sekolah yang ditangani bisa menghasilkan murid yang baik dan pintar,” ujarnya.

Ia berharap kepada yang sudah dilantik untuk bekerja secara bersungguh-sungguh untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Cirebon.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Deni Supdiana mengatakan, pelantikan kepala sekolah ini sebenarnya sudah direncanakan jauh-jauh hari. Akan tetapi ada sejumlah kendala sehingga mutasi rotasi kepala sekolah di lingkungan Kabupaten Cirebon tertunda.

“Di bulan April sebenarnya sudah direncanakan pelantikan. Namun, dalam Permendikbud Nomor 6 tahun 2018 tentang penugasan guru jadi kepala sekolah, disitu ada pasal bahwa penetapan guru jadi kepala sekolah melibatkan tim pertimbangan, Tim pertimbangan di antaranya unsur dari Setda, Dinas Pendidikan, Dewan pendidikan dan guru pengawas. Tetapi pada April 2021 masa jabatan pengurus Dewan Pendidikan habis. Dan Mei langsung kita proses pembentukan Dewan Pendidikan dan alhamdulillah sudah dibentuk hingga akhirnya mutasi dan rotasi kepala sekolah bisa dilaksanakan,” katanya.

Selain itu, kata Deni,  untuk SMP sendiri ada kekosongan kepala sekolah karena ada yang pensiun dan meninggal dunia.

“Sebetulnya Kepala  SMP kosong  ada 10 sekolah. Berjakan waktu ada yang pensiun dan meninggal jadi ditotal ada 15 orang. Tetapi untuk SMP jumlah yang dirotasi dan mutasi totalnya 38 kepala sekolah,” ungkapnya.

(Mar)

Kabar Nusantara Online